Kemajuan?
Dikutip dari buku Ring of Fire karangan Lawrence Blair, “Suku Bugis, yang dahulu navigator lautan paling akbar, dipandu oleh pola ombak dan petunjuk berupa rumput laut dan kotoran burung, kini telah kehilangan sedemikian banyak kepercayaan terhadap pengetahuan lama mereka sehingga mereka kini hanya berani berlayar dekat-dekat pesisir, dengan pemikiran bahwa seandainya kapal mereka tenggelam, setidaknya mereka bisa sampai ke pantai hidup-hidup. Saya jadi teringat kisah tentang para pelaut Eropa zaman dahulu, ketika kapten mereka melarang awak kapalnya belajar berenang, sehingga mereka lebih mungkin tenggelam bersama kapal daripada meninggalkan pos mereka dan berjuang mencapai pantai. (Kapal) Sinar Surya hanya membawa sebuah kompas kuno yang minyaknya sedemikian keruh saking tuanya sehingga kami nyaris tak bisa membaca penunjuk arah angin. Saya ragu kompas itu pernah menunjukkan arah dengan benar, dan bahkan kompas tangan kecil kami masih lebih akurat. Satu-satunya p...