UU ITE : Makin Waktu, Makin Tidak Mengerti
Di saat orang Indonesia masih heboh dalam menjaga dirinya menghadapi pademik Corona, UU ITE kembali menjadi pusat perhatian. Pemicunya adalah semangat body positivity yang dibawa oleh artis yang sedang naik daun, Tara Basro. Tara membawakan semangat itu dengan foto tanpa satu helai benangpun. Hal yang tidak diragukan lagi akan memicu para kaum konservatif. Diberitakan, Kominfo ingin menuntut Tara Basro karena menyebarkan pornografi melalui sosial media, oleh karena itu akan dituntut oleh UU ITE. Saya tidak ingin memberikan pendapat tentang apa yang dilakukan oleh Tara Basro, terlepas saya tidak terlalu setuju dengan metodenya. Saya kira kampanye body positivity ada banyak metode lain yang lebih tepat dan menusuk. Tetapi saya sudah terlampau gatal dengan UU ITE ini : mau sampai kapan undang undang ini menjadi alat baku pukul dalam setiap variasi perbedaan pendapat atau campaign ? UU ITE pernah digunakan untuk menghadapi kritik seseorang kepada rumah sakit. Seseorang in...