Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kesehatan Publik

(Terpaksa) Melihat Lagi Desentralisasi Sistem

Sudah banyak tulisan di internet yang menggambarkan apa yang kemungkinan besar bakal terjadi setelah momen pandemik ini lewat. Tulisan yang paling viral sepertinya adalah tulisan dari Yuval Noah Harari, yang lebih dikenal karena bukunya yang berjudul " Sapiens " dan " Homo Deus ". Ada satu hal yang pasti akan mengalami perubahan dari Indonesia setelah melewati pandemik ini. Para kepala daerah, atau minimal masyarakat di daerah, akan memperhatikan kembali relasi antara mereka dengan pemerintah. Sentralisasi sistem yang selama ini kerap diputuskan di Jakarta, meski sempat mengalami perubahan di setelah krisis 1998 dan turunnya Soeharto, akan kembali menemui dimana posisi yang seharusnyanya dalam menggerakan negara dan masyarakat. Pertanyaan ini sering kali menguak hanya di lingkaran orang-orang yang berada atau peduli dengan isu Papua Barat, Aceh, atau sengketa agraria. Tetapi, lewat pandemik Covid-19 ini, konflik antara daerah dengan pusat, justru dimulai dari d...

Babak Baru Covid-19 di Indonesia

Perkembangan virus Corona sudah memasuki pertengahan bulan Maret. Event sudah banyak yang dibatalkan, baik itu konser musik, turnamen olahraga, dan lain-lainnya. Komite Olimpiade semakin mempertimbangkan untuk membatalkan event yang akan diadakan di tengah tahun ini. Dari 118 negara di dunia, 114 sudah diidentifikasi mempunyai kasus Covid-19. Atas kondisi demikian, WHO sudah memberikan statement ke publik dunia, bahwa penyebaran Covid-19 sudah tergolong sebagai pademik. Pertanyaan selanjutnya, what next? Di beberapa data yang sudah diupdate dari berbagai sumber, terlihat China sudah mengalami perlambatan, dan bahkan penurunan, dengan beberapa orang dinyatakan telah sembuh dari virus Corona. Yang menjadi persoalan adalah penanganan di luar China, ledakan lanjutan sepertinya sudah terjadi. Di Eropa, Italia dan Prancis sudah mengalami angka ribuan kasus. Di Italia dan Iran, beberapa tenaga kesehatan sudah bercerita sangat kelelahan dengan penanganan ledakan pademik ini lewat kolom s...