Postingan

Menampilkan postingan dengan label Juventus

Juve's First Win in the League

 Akhirnya, setelah 4 pertandingan yang berakhir minim poin di awal musim, Juventus meraih kemenangan pertamanya melawan tuan rumah Spezia. Pertandingan berjalan sengit, terutama dengan tekanan yang begitu besar ke Juventus, dan Spezia yang berusaha memanfaatkan keadaan. Gol pertama Juventus dicetak oleh Moise Kean, setelah melalui skema umpang jauh dari Bonucci dan pantulan bola dari Rabiot. Spezia sempat membalas dua gol sekaligus, masing-masing di penghujung babak pertama dan permulaan babak kedua. Pada momen ini, anxiety begitu terlihat dari pemain, bangku cadangan, dan manajemen Juventus. Selanjutnya, Chiesa menyamakan kedudukan pertandingan, setelah bertarung dengan ngotot merebut bola dari pinggir lapangan dan membawanya ke dekat kotak penalti, yang kemudian diumpan kepada Morata. Setelah pertarungan cukup liar, bola jatuh kembali ke dekat kaki Chiesa, dan dengan tenang menggiring bola di antara bek lawan, sehingga terbuka ruang untuk mencetak gol. Sangat berkelas. Gol terakh...

CR7 dan Juventus, Terjebak Ambisi UCL

Gambar
Something has been lost from Juventus for almost 4 years . --- Sebelum pertandingan melawan Napoli, Juventus hanya meraih satu poin dari dua pertandingan awal di musim 20/21, dan mencetak tiga gol. Dua buah gol cepat yang disamakan di kemudian waktu oleh Udinese di pertandingan pertama, dan kekalahan satu gol tak berbalas melawan tim promosi, Empoli. Dan di penghujung minggu lalu, tambahan satu gol dari Alvaro Morata, tidak bermakna banyak. Selain karena tidak melalui proses yang direncanakan dan melalui blunder Kostas Manolas, tetapi ada dua gol bersarang di gawang Juventus karena kecerobohan Wojciech Szczesny dan Moise Kean. Another loss . Gol Koulibaly penanda kekalahan Juventus kedua di musim ini. Foto : EPA-EFE/CIRO FUSCO Sepertinya kembalinya Allegri ke bangku cadangan sebagai pelatih belum berarti banyak untuk mengubah keadaan. Musim masih panjang, tetapi momen untuk kontemplasi dan melihat keseluruhan sudah memaksa. Faktor-faktor seperti blunder pemain, strategi di lapangan...

Momen Baik Juventus di Tengah Pandemik

Pandemik Covid-19 berdampak ke hampir semua lapisan dunia. Di Amerika, diskursus publik mengenai pelayanan kesehatan yang tidak ramah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah kembali menguak, tidak hanya didorong oleh pemilu presiden yang sudah mendekat. Perkembangan dunia manufaktur di Cina, khususnya Wuhan, yang menjadi sentra bagi beberapa produksi  spare part , menjadi terhambat. Efek dominonya adalah industri di beberapa belahan dunia yang membutuhkan supply murah dari Cina pun mengalami perlambatan produksi. Di dunia olahraga pun sudah turnamen atau pertandingan dibatalkan, demi menghindari berkumpulnya banyak orang, sehingga menyebarkan virus Corona jauh lebih luas. Komite Olimpiade sekalipun juga sudah mengambil sikap. Jika dalam beberapa bulan ke depan pandemik ini masih terlihat tidak bisa dikontrol, maka Olimpiade 2020 di Jepang akan dibatalkan. Tetapi khusus bagi Juventini, sepertinya perkembangan pandemik virus Corona harus sedikit disyukuri. Mungkin ini terkesan coco...

Juventus Mulai Menemukan Batu

Terhitung pada tanggal 25 Februari 2020, berada di peringkat satu Serie A, ternyata tidak membuat banyak fans Juventus nyaman. Dimulai dari awal tahun melihat rival mengontrak Antonio Conte dan Giuseppe Marotta sebagai bagian mereka, hampir dijualnya Paulo Dybala, tidak adanya reinforcement di lini tengah, gagal dijualnya beberapa pemain yang menjadi beban klub, kurang menariknya Maurizio Sarri bagi fans, dipertanyakannya Buffon yang kembali ke Juve di umurnya sudah 42, dan tidak berkembangnya pemain akademi. Kontroversi antara Marrotta dengan Andrea Agnelli sempat juga menguak. Kemudian lanjut di musim ketika Chiellini dan Douglas Costa mengalami cedera serius, tidak meyakinkannya performa tim yang banyak memenangkan pertandingan dengan skor tipis, kurang harmonisnya lini tengah dan depan, kekalahan telak dari Lazio di piala Super Italia, tidak berkembangnya Aaron Ramsey dan Federico Bernardeschi, dan dijualnya Emre Can. Hingga pekan ke 25, Juventus hanya berbeda dua poin dengan Lazi...