Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jokowi

Tidak Terlalu Peduli Dengan Staf Khusus Milenial

Ada sedikit sebuah rasa syukur ketika saya mampu menahan diri tidak terlalu memberi banyak komentar mengenai problem yang dihadapi oleh staf khusus milenial Presiden, baik di sosial media, di blog ini, atau juga dalam interaksi dengan teman. Saya juga tidak terlalu mendorong rasa eksplorasi dan  judgement pribadi dengan banyak membaca kabar berita atau mencari tahu info mendalam dari kenalan. Kalau boleh dihitung, dalam beberapa bulan terakhir saya hanya sekali berinteraksi dan memberikan kritik langsung kepada salah satu staf di twitter,   retweet video sindiran para lulusan luar negeri yang kembali pulang ke dalam negeri, dan juga membaca artikel kritik yang cukup keras dari Raka Ibrahim di media Asumsi . Ada beberapa hal yang sepertinya bisa menjalankan hal ini. Yang pertama dan paling jelas, dan juga yang pernah saya ceritakan juga di blog ini , langkah awal saya untuk bisa melanjutkan program master adalah dengan lebih tajam terhadap apa yang ingin saya pelajari, ...

Aing Mau Ngomel Corona Deui

Gambar
Mendorong kebiasaan menulis satu blog per hari ini sepertinya agak sedikit menjadi bumerang. Bukan disebabkan bingung mau menuliskan apa, karena itu adalah hal biasa yang akan terjadi. Tetapi keadaan krisis virus Corona akhir-akhir ini dan respon pemerintah Indonesia cukup menyita perhatian. Tempo hari adalah hari dimana saya tiap sebentar membuka twitter , berita online, atau juga tulisan terkait atau yang penting dibaca. Saking seringnya, ketika mengecek aplikasi screen time pada sekitar jam 4 sore, saya sudah membuka twitter  hampir 4 jam kemarin. Belum terhitung dari jam lainnya untuk membaca artikel atau menonton video. Kekacauan akibat penanganan Corona di Indonesia cukup membuat saya muak. Beruntung, final All England berhasil menarik perhatian saya, seenggaknya sejam setengah jam sebelum dimulai. Hal pertama yang mengganggu adalah tiada langkah kongkrit yang benar dari pemerintah pusat hingga saat ini. Meskipun memaksa alur informasi dan kebijakan harus dari p...

Babak Baru Covid-19 di Indonesia

Perkembangan virus Corona sudah memasuki pertengahan bulan Maret. Event sudah banyak yang dibatalkan, baik itu konser musik, turnamen olahraga, dan lain-lainnya. Komite Olimpiade semakin mempertimbangkan untuk membatalkan event yang akan diadakan di tengah tahun ini. Dari 118 negara di dunia, 114 sudah diidentifikasi mempunyai kasus Covid-19. Atas kondisi demikian, WHO sudah memberikan statement ke publik dunia, bahwa penyebaran Covid-19 sudah tergolong sebagai pademik. Pertanyaan selanjutnya, what next? Di beberapa data yang sudah diupdate dari berbagai sumber, terlihat China sudah mengalami perlambatan, dan bahkan penurunan, dengan beberapa orang dinyatakan telah sembuh dari virus Corona. Yang menjadi persoalan adalah penanganan di luar China, ledakan lanjutan sepertinya sudah terjadi. Di Eropa, Italia dan Prancis sudah mengalami angka ribuan kasus. Di Italia dan Iran, beberapa tenaga kesehatan sudah bercerita sangat kelelahan dengan penanganan ledakan pademik ini lewat kolom s...