Postingan

Menampilkan postingan dengan label Politik

Mengupdate Kabar Dunia di 28 November

Hampir semua sosial media saya saat ini sedang di deaktivasi. Rencananya Instagram, Twitter, dan Facebook, tidak akan dibuka selama sebulan. Kenyataannya, ternyata sudah lebih dari yang direncanakan dan saya belum ada mengambil keputusan untuk mengaktivasinya lagi. Sempat terpikirkan tentunya untuk membuka lagi, karena kesibukan dan pilihan-pilihan berbagai pertimbangan, pikiran itu bisa dilewati. Tentunya datang dengan pengorbanan. Berita-berita terbaru, baik lokal dan internasional, beserta narasi-narasi yang mengiringinya, disengaja atau tidak, tidak bisa saya update  secepat sebelumnya. Begitu juga kabar dari gerak atau narasi yang bersifat impulsif dan bersifat otonom. Kali ini, saya harus membuka langsung dari website media yang dituju, atau terkadang membuka link kiriman dari grup telegram atau whatsapp (yang tentunya sangat rentan terpengaruh  echo chamber ) . Well , keberjalanan waktu, tidak masalah. Pilihan hidup selalu berkaitan dengan prioritas. Dan saya yang terbi...

Celebes Dalam Sejarah Singkat

Gambar
Iseng-iseng di hari Minggu malam, sambil menunggu pertandingan bola, saya menonton video update terbaru dari channel youtube  Lazardi Wong Jogja . Bagi yang berniat mencari channel youtube yang cukup berfaedah, yang bisa menambah ilmu pengetahuan, akun ini bisa menjadi rekomendasi. Video-video yang diunggah oleh Muhammad Lazuardi, menawarkan ringkasan singkat sejarah daerah-daerah di Indonesia, sejak zaman dulu kala. Kebanyakan sejak dari zaman sebelum masehi, atau dimana ada dokumentasi atau pertanda kondisi zaman dulu (seperti prasasti, menhir, atau kitab). Kemudian dengan skill video editing , Lazuardi menggambarkan perubahan tiap tahun di suatu daerah/pulau/kerajaan hingga zaman sekarang, dengan melakukan perubahan warna. Saya kira ini metode yang cukup menarik untuk tahap awal memahami sejarah, sebelum mencari tahu lagi lebih dalam. Hari ini saya menonton sejarah singkat pulau Sulawesi. Sejarah Sulawesi/Celebes (40000 SM - 2018) Sesungguhnya setelah ditonton, saya t...

Egaliterisme Luffy itu Absurd, Kapten!

Gambar
Kira - kira sejak awal kuliah, saya sempat mulai mengurangi mengikuti baca-baca manga atau semacamnya. Ada beberapa hal penyebab, seperti belum terbiasa dengan kesibukan kuliah atau organisasi, beberapa anime yang terlalu banyak gampang ditebak alurnya dan kebanyak perang-perang yang sayangnya kurang dalam plot twist nya, atau juga karena mulai lebih sering membaca novel atau buku yang proses penulisannya sangat memikirkan metodologi pengumpulan data, sebelum mengarah ke kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan penulis. Atau juga karena intrik politik dan sejarah yang terkadang lebih menarik untuk diikuti. Intinya,  as a   food for thought , anime atau manga sempat kehilangan pesonanya bagi saya pribadi, meskipun manga yang sudah saya ikuti bertahun-tahun semacam Naruto, Bleach, dan One Piece . Sekitar akhir tingkat 3, saya mulai dikenalkan oleh teman dengan judul-judul manga yang lain. Seperti, Homonculus, yang menceritakan penilitian untuk eksplorasi psikologi manusia...