Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pandemik

Hari Kemerdekaan di Tahun 2021

17 Agustus 2021, hari raya nasional Indonesia memasuki ke tahun 66. Dalam hitungan jam setelah upacara pengibaran bendera (yang sepertinya diadakan seremoni secukupnya), sudah sewajarnya ini jadi momen untuk mencerna dan berkontemplasi sejauh apa kehidupan bernegara dan berbangsa berjalan.  Kehadiran pandemi Covid-19 yang sudah berjalan selama 1,5 tahun dan belum menunjukkan tanda akan berakhir hingga akhir tahun ini, sudah jelas menjadi bagian sorotan terbesar. Terhitung pada kemarin hari, pada tanggal 16 Agustus, Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai salah penanggung jawab pusat dalam menangani pandemi, mengumumkan bahwa PPKM kembali diperpanjang seminggu ke depan. Saya ingin memulai pemahaman saya tentang kemerdekaan pada tahun ini. Jika merunut pada keputusan-keputusan dari sejak tahun lalu, ledakan penanganan Covid-19 pada tahun ini yang berimbas keputusan mengenai perpanjangan PPKM yang seperti tiada habisnya, sudah jelas tidak hanya serta merta karena mutasi varian delta. Proses ...

Hal Yang Dipelajari Setelah Beberapa Minggu Pandemik

Beberapa minggu lalu, di grup Whatsapp pribadi, saya mendapatkan pesan broadcast , mengenai pelajaran setelah pandemik Corona terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Saya tertarik mengulasnya satu-persatu. 1. United States is no longer the world's leading country. Jika penilaiannya hanya soal kesigapan sistem kesehatan negara dalam menghadapi problem kesehatan, sehingga menjadi contoh bagi negara lain, mungkin benar. Posisi China dan beberapa negara Eropa seperti Jerman memang sedang menguat.Tapi perlu dicatat juga, Bill Gates saat ini menjadi bagian pusaran pembicaraan mengenai usahanya meriset vaksin beserta koneksinya dengan banyak negara. 2. China won the 3rd World War without firing a missile and no one could handle it. Sampai ada riset mengenai sekuensi genom virus dan kemampuan China menghadapi gelombang kedua dan ketiga pandemik, sepertinya ini cocoklogi. 3. Europeans are not as educated as they appear. Tentu benar. 4. We can survive vacations without trips to Eu...

Pandemik dan Bulan Puasa

Hari ini sudah memasuki hari ke enam bulan puasa. Jika mengingat selama beberapa tahun terakhir saya tidak berpuasa secara penuh, bahkan tidak berpuasa sama sekali, sepertinya perlu diapresiasi juga bahwa fisik, pikiran, dan mentalitas saya cukup stabil dalam melewatinya. Puasa memang masih ada tersisa 24 hari, tapi langkah awal yang baik juga bagian penting dalam perjalanan. Sebuah kebetulan yang pas, ketika memikirkan bulan puasa ini datang di saat pandemik Covid-19. Dengan menjaga jarak dan aktivitas yang harus dilakukan, pikiran yang sudah mulai dibiasakan dengan lebih banyak di rumah, menjadi terbiasa berlanjut. Tentu menilai keberjalanan puasa saya ini pun tidak bisa mengabaikan keberadaan internet, dimana kehadirannya memberikan ruangan yang lebih luas, dan sayangnya juga liar. Yang dimaksud liar disini tidak hanya tentang dark web atau sebagainya,   tetapi bagi yang tidak bijak berada di dalamnya, mereka akan tersesat di dalamnya. Contoh simpelnya, berapa orang yang ...

Zoom Meeting, Amankah?

Gambar
Aplikasi Zoom Meeting sedang naik daun. Demi memperlambat penyebaran virus Corona, penggunaan aplikasi ini berbanding lurus dengan peningkatan kebijakan untuk memindahkan koordinasi dan komunikasi dari kantor atau ruang publik ke rumah. Penggunaan ini juga meningkat untuk diskusi publik atau reuni temu kangen. Zoom digunakan oleh Bandung Mitigasi Hub untuk merapatkan barisan RT/RW dalam menghadapi pandemik Tetapi tidak boleh dilupakan, keamanan siber dari aplikasi ini harus diperhatikan, terutama untuk instansi atau bisnis yang mengerti tentang data-data mereka yang harus dirahasiakan dari pihak yang tidak berkepentingan. --- Aplikasi Zoom sudah mempunyai beberapa catatan tentang keamanan aplikasi yang belum diperbaiki, seperti yang diutarakan oleh Jonathan Leitschuh  pada pertengahan tahun lalu. Tetapi sepertinya akun twitter  Felix  memunculkan kembali perhatian akan problem dari aplikasi ini via thread   dalam rentang di masa pandemik ini (sejauh yang d...

[Copas Tulisan] Enough with Modeling

I've read many arguing that we got caught blindsided by the virus because the human mind has trouble understanding exponentials. My grandma would tell you that you don't need to understand exponentials to know that the virus is dangerous. Humbleness would suffice. The humbleness of looking at the makeshift hospital beds built in China and at Spain converting an ice rink into a morgue because the crematoriums in Madrid are saturated and realizing that this could be your future would be enough. The humbleness at realizing that Lombardy is not the third world, and what happened there will happen in other countries to, unless they react faster and more effectively. It's easy to know how to best react - it would suffice to look at what worked (in Taiwan, Singapore, South Korea, and China) and at what didn't (in Italy) and to do more of the former and less of the latter. Unfortunately, some people prefer sounding smart than doing what works, so we have models. Proba...

Pandemik Memang Menekan Bisnis

Gambar
Masa pandemik Covid-19 yang sepertinya belum terlalu bisa dikontrol ini memang berdampak ke banyak hal. Dalam pemasaran bisnis bukanlah pengecualian. Neil Patel , seorang marketer dan influencer , mencoba mendapatkan gambaran kondisi tersebut berdasarkan data konversi  pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan agensi iklan yang dikelolanya. Sumber :  https://neilpatel.com/blog/coronavirus/ Seperti yang sudah bisa juga dianalisa dari perlambatan ekonomi yang terjadi secara global dan gelombang pemutusan kontrak pekerja, grafik di atas ini menunjukkan juga terjadi perlambatan di konversi pertumbuhan secara mayoritas. Konversi pertumbuhan adalah jumlah yang bisa dikonversikan dari calon market ntuk pertumbuhan perusahaan. Sesuai dengan yang dipahami, dengan pembatasan pergerakan banyak orang untuk membatasi penyebaran virus bermutasi lebih luas, baik lewat mekanisme lockdown  atau kesadaran dari masyarakat, bisnis di bidang travel sangat terdampak...

Bandung yang Sepertinya Belum Terlalu Sepi

Gambar
Herd immunity . Sepertinya beberapa orang sedang mengharapkan hal tersebut. Dan juga sepertinya mayoritas. --- Hari ini, setelah kemungkinan besar lebih dari 2 minggu, akhirnya saya keluar dari rumah karena ada kegiatan komunitas untuk mengikuti diskusi publik mengenai ketahanan pangan di Jawa Barat. Dalam perjalanan ke tempat yang dituju, saya memilih berjalan kaki selama sekitar setengah jam, demi menghindari naik ojek online, menggerakkan badan lebih leluasa, serta memperhatikan kondisi sekitar secara langsung. Ingin memperhatikan sejauh apa himbauan untuk melakukan kegiatan dari rumah bisa dilaksanakan. Data Struktur Ekonomi Bandung tahun 2012 Dari bidang ekonomi, menurut data dari Open Data Bandung pada tahun 2012 (sangat tidak mengerti kenapa tidak ada update terbaru setelah 8 tahun), sehemat saya, sebenarnya banyak struktur ekonomi di dalam kawasan ini dapat menjalankan produktivitas industrinya dengan posisi orangnya dalam berjauhan dan dikoordinasikan melalu...

(Terpaksa) Melihat Lagi Desentralisasi Sistem

Sudah banyak tulisan di internet yang menggambarkan apa yang kemungkinan besar bakal terjadi setelah momen pandemik ini lewat. Tulisan yang paling viral sepertinya adalah tulisan dari Yuval Noah Harari, yang lebih dikenal karena bukunya yang berjudul " Sapiens " dan " Homo Deus ". Ada satu hal yang pasti akan mengalami perubahan dari Indonesia setelah melewati pandemik ini. Para kepala daerah, atau minimal masyarakat di daerah, akan memperhatikan kembali relasi antara mereka dengan pemerintah. Sentralisasi sistem yang selama ini kerap diputuskan di Jakarta, meski sempat mengalami perubahan di setelah krisis 1998 dan turunnya Soeharto, akan kembali menemui dimana posisi yang seharusnyanya dalam menggerakan negara dan masyarakat. Pertanyaan ini sering kali menguak hanya di lingkaran orang-orang yang berada atau peduli dengan isu Papua Barat, Aceh, atau sengketa agraria. Tetapi, lewat pandemik Covid-19 ini, konflik antara daerah dengan pusat, justru dimulai dari d...

Respon Cina dan Hong Kong terhadap Virus Corona oleh Gary Liu

Jika yang membaca blog ini belum tahu, dalam seminggu terhitung dimulai dari tanggal 23 Maret, TED , platform untuk orang-orang saling berbagi dan mendengarkan ide atau pandangan, membuat program diskusi harian yang bisa diakses secara live streaming . Program ini tentu saja berkaitan dengan pandemik Corona, sehingga diberi judul TED Connects : Community and Hope . Untuk waktu Indonesia bagian barat, live streaming dimulai sekitar jam 11 malam. Jika sekiranya butuh pengingat melalui  email , silahkan diklik tombol "Get TED Connects Reminder" pada hyperlink di atas. Kemarin malam, Gary Liu , CEO dari South China Morning Post , mempunyai kesempatan untuk bercerita mengenai perkembangan pandemik Corona sejak pertama kali merebak di Cina, terutama Wuhan, dan dampak kepada sektor publik lainnya. Ada beberapa poin yang menjadi catatan dari paparan Gary. 1 . Pemerintah Cina sempat menghambat arus informasi mengenai penyebaran virus. Ketika pertama kali peringatan diberitah...

Realitas yang Terlewatkan

Giorgio Chiellini, kapten tim sepak bola Juventus dan berkewarganegaraan Italia, beberapa hari lalu berbicara tentang Covid-19 kepada Webathon.it , yang diterjemahkan oleh media online Football Italia . Dalam dunia sepakbola yang semakin cepat, Chiellini berpikir terkadang sedang kehilangan realitas, di dalam dunianya yang berharga. Dan Covid-19 mengubah waktu yang sedang kosong untuk dihabiskan lebih banyak dengan putrinya. " Our world is golden and sometimes you lose touch with reality. Now I'm in isolation on my own and can't wait to pass time with my daughters. " Chiello, panggilan populernya oleh fans Juventus, pun menambahkan, " We are active, compliments of initiative. We are all locked in the house and we try to ease the time for many people without forgetting to help the health system that is experiencing a difficult moment and needs us. This is a challenge that we must overcome together, there is no loyalty to one team or another. I'm a person w...

Momen Baik Juventus di Tengah Pandemik

Pandemik Covid-19 berdampak ke hampir semua lapisan dunia. Di Amerika, diskursus publik mengenai pelayanan kesehatan yang tidak ramah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah kembali menguak, tidak hanya didorong oleh pemilu presiden yang sudah mendekat. Perkembangan dunia manufaktur di Cina, khususnya Wuhan, yang menjadi sentra bagi beberapa produksi  spare part , menjadi terhambat. Efek dominonya adalah industri di beberapa belahan dunia yang membutuhkan supply murah dari Cina pun mengalami perlambatan produksi. Di dunia olahraga pun sudah turnamen atau pertandingan dibatalkan, demi menghindari berkumpulnya banyak orang, sehingga menyebarkan virus Corona jauh lebih luas. Komite Olimpiade sekalipun juga sudah mengambil sikap. Jika dalam beberapa bulan ke depan pandemik ini masih terlihat tidak bisa dikontrol, maka Olimpiade 2020 di Jepang akan dibatalkan. Tetapi khusus bagi Juventini, sepertinya perkembangan pandemik virus Corona harus sedikit disyukuri. Mungkin ini terkesan coco...