Hal Yang Dipelajari Setelah Beberapa Minggu Pandemik
Beberapa minggu lalu, di grup Whatsapp pribadi, saya mendapatkan pesan broadcast, mengenai pelajaran setelah pandemik Corona terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Saya tertarik mengulasnya satu-persatu.
1. United States is no longer the world's leading country.
Jika penilaiannya hanya soal kesigapan sistem kesehatan negara dalam menghadapi problem kesehatan, sehingga menjadi contoh bagi negara lain, mungkin benar. Posisi China dan beberapa negara Eropa seperti Jerman memang sedang menguat.Tapi perlu dicatat juga, Bill Gates saat ini menjadi bagian pusaran pembicaraan mengenai usahanya meriset vaksin beserta koneksinya dengan banyak negara.
2. China won the 3rd World War without firing a missile and no one could handle it.
Sampai ada riset mengenai sekuensi genom virus dan kemampuan China menghadapi gelombang kedua dan ketiga pandemik, sepertinya ini cocoklogi.
3. Europeans are not as educated as they appear.
Tentu benar.
4. We can survive vacations without trips to Europe and USA.
Tapi sangat mungkin saja turis ini yang menyebarkan virus di negara lain.
5. Rich people are in fact less immune to diseases than the poor.
Tidak terlalu yakin, karena sejumlah tes hanya dilakukan kepada orang-orang yang dekat dengan akses kesehatan. Walaupun begitu, saya tidak menutup mata imunitas yang berkembang dari orang-orang yang secara konstan lebih terpapar bakteri, virus, atau kuman. Buktinya adalah orang-orang yang makan makanan dari tong sampah atau orang yang lama hidup di hutan.
6. Human beings are opportunistic and despicable no matter their socioeconomic position when prices are rising.
Kalau hidupnya terlalu bergantung dengan mekanisme pasar, tentu benar. Contohnya, jika tidak ada usaha mereduksi ketahanan pangan mandiri atau memperkuat hubungan silaturahmi dengan tetangga, usaha kontrol diri menjadi semakin sulit.
7. No Pastor, Rabai, Mullah, Alfa or Pandit saved patients. Healthcare workers did.
Secara langsung, tentu tidak. Secara tidak langsung, belum tentu. Spiritual dan kesehatan mental membantu dalam hal yang berbeda.
8. Human beings are the real viruses on the planet.
Konteksnya bisa sangat luas untuk memberikan judgement ini.
9. We sure can spend Billions of Dollars on the poor without red- tapism.
Saya baru mendengar istilah red-tapism hari ini. Tapi berdasarkan yang saya baca, isu tersebut adalah topik yang sering jadi perbincangan setelah tsunami di Aceh.
10. Health professionals are worth more than sports' personalities and entertainers.
Setuju dan enggak. Setuju karena di kampung ada dukun, tetapi tidak atlet olahraga dan entertainer. Tetapi kesehatan fisik dan mental juga mendorong kesehatan fisik. Jadi, dalam beberapa hal tidak setuju.
11. Oil is worthless in a society without consumption.
Kenyataan berbicara. Demand dan supply.
12. We now know How animals feel in the zoo.
Sangat benar sekali. Mungkin bahkan belum merasakan yang benar-benar mereka rasakan, karena mereka tidak bermain sosial media.
13. The planet regenerates quickly without humans at play.
The new normal yang akan sangat kelihatan setelah pandemik ini adalah penggunaan moda transportasi. Tetapi itu transportasi tubuh, bagaimana dengan transportasi data, informasi, dan komunikasi? Hal itu akan mendorong permintaan infrastruktur IT dan energi meningkat di beberapa sektor. Mungkin konteks pertanyataan ini adalah tentang kapitalisme?
14. Majority of people can work from home.
Benar sekali. Pandemik ini memaksa orang-orang untuk memaksimalkan tools yang tersedia untuk produktif dan berkomunikasi.
15. We and the kids can survive without junk food.
Seratus persen setuju. Kehadiran junk food berbanding lurus dengan kecepatan bergeraknya orang-orang yang tak sempat menyiapkan makanan di rumah atau kantor. Tapi jika eksploitasi jam kerja atau manajemen waktu yang buruk tetap berlanjut ketika WFH, permintaan junk food bakal tetap tersedia.
16. Prisoners in jail for petty crimes can be released.
Inilah alasannya saya setuju dengan Yasonna, ketika ia mengambilkan keputusan melepaskan beberapa narapidana dengan kasus tidak terlalu berat di Indonesia. Tetapi tidak dengan kelas berat. Selain belum tentu mereka mendapatkan pembelajaran dan perenungan hidup yang memadai di penjara, tetapi posisinya justru dipisah dan berjauhan dengan narapidana yang lain.
17. Living a hygienic life is not difficult.
Jika maksud pernyataan ini kepada setiap orang untuk bertanggung jawab kepada diri sendiri saja, tentu benar. Tapi dalam kehidupan yang sangat terkoneksi, layaknya daerah urban, kompleksitas ketidakhiginisnya beberapa tempat bisa melebar ke daerah lain. Adalah suatu alasan kenapa begitu sulit mencari tempat pengumpulan dan pengolahan sampah, di manapun belahan bumi.
18. Not only women should know how to cook.
Memang di zaman berburu pembagian tugas perempuan dan laki-laki adalah memisahkan siapa yang masak dan siapa yang mencari bahan makanan. Tetapi zaman sudah berubah, dan begitu juga tanggung jawab untuk memasak.
19. There are a lot of good people in the World.
Tentu saja. Mereka begitu terlihat terang disaat yang bermuka dua terlihat aslinya.
20. If you build more schools and make them free, you will have to construct less hospitals and probably prisons.
Saya tidak terlalu mengerti. Mungkinkah maksudnya, jika semua orang sadar dengan tanggung jawabnya karena belajar, maka dorongan untuk membangun rumah sakit dan penjara makin berkurang, benarkah? Kalau iya, saya setuju untuk bagian penjara, tetapi tidak dengan rumah sakit. Kebutuhannya mungkin tidak naik drastis untuk rumah sakit, tetapi secara konstan bakal selalu ada.
21.Media is just manipulative and opportunistic.
Dan tetapi juga, dari media lah kita mengumpulkan informasi yang kita butuhkan. Paradoks yang begitu kuat di dalam media.
22. Fame, wealth and position are vanity. So are jewelries & all that branded stuff we buy. Which of us has worn any of it since lockdown?
Tetapi beberapa minggu lalu, ada make-up challenge di Instagram. Jadi?
23. Health is indeed wealth.
Ucapan yang biasanya diucapkan oleh orang yang sudah bertambah umur dan pengalaman, tetapi kesadaran tersebut memang menguat selama pandemik.
24. Unity made us frail, apart made us strong.
Sangat setuju, sangat benar.
25. We can't do without smart phone, smart TV, internet and all that gadget.
Dalam konteks peradaban sekarang yang sangat berat melepaskan bentuk normal yang lama, hal ini sangat benar. Tapi bayangkan jika setiap orang hidup di dekat sumber pangan, dengan menjaga dan memproduksinya sendiri, minum dari sumbernya yang masih jernih, dan papan yang tersedia dari pepohonan sekitar. Mereka hidup.
1. United States is no longer the world's leading country.
Jika penilaiannya hanya soal kesigapan sistem kesehatan negara dalam menghadapi problem kesehatan, sehingga menjadi contoh bagi negara lain, mungkin benar. Posisi China dan beberapa negara Eropa seperti Jerman memang sedang menguat.Tapi perlu dicatat juga, Bill Gates saat ini menjadi bagian pusaran pembicaraan mengenai usahanya meriset vaksin beserta koneksinya dengan banyak negara.
2. China won the 3rd World War without firing a missile and no one could handle it.
Sampai ada riset mengenai sekuensi genom virus dan kemampuan China menghadapi gelombang kedua dan ketiga pandemik, sepertinya ini cocoklogi.
3. Europeans are not as educated as they appear.
Tentu benar.
4. We can survive vacations without trips to Europe and USA.
Tapi sangat mungkin saja turis ini yang menyebarkan virus di negara lain.
5. Rich people are in fact less immune to diseases than the poor.
Tidak terlalu yakin, karena sejumlah tes hanya dilakukan kepada orang-orang yang dekat dengan akses kesehatan. Walaupun begitu, saya tidak menutup mata imunitas yang berkembang dari orang-orang yang secara konstan lebih terpapar bakteri, virus, atau kuman. Buktinya adalah orang-orang yang makan makanan dari tong sampah atau orang yang lama hidup di hutan.
6. Human beings are opportunistic and despicable no matter their socioeconomic position when prices are rising.
Kalau hidupnya terlalu bergantung dengan mekanisme pasar, tentu benar. Contohnya, jika tidak ada usaha mereduksi ketahanan pangan mandiri atau memperkuat hubungan silaturahmi dengan tetangga, usaha kontrol diri menjadi semakin sulit.
7. No Pastor, Rabai, Mullah, Alfa or Pandit saved patients. Healthcare workers did.
Secara langsung, tentu tidak. Secara tidak langsung, belum tentu. Spiritual dan kesehatan mental membantu dalam hal yang berbeda.
8. Human beings are the real viruses on the planet.
Konteksnya bisa sangat luas untuk memberikan judgement ini.
9. We sure can spend Billions of Dollars on the poor without red- tapism.
Saya baru mendengar istilah red-tapism hari ini. Tapi berdasarkan yang saya baca, isu tersebut adalah topik yang sering jadi perbincangan setelah tsunami di Aceh.
10. Health professionals are worth more than sports' personalities and entertainers.
Setuju dan enggak. Setuju karena di kampung ada dukun, tetapi tidak atlet olahraga dan entertainer. Tetapi kesehatan fisik dan mental juga mendorong kesehatan fisik. Jadi, dalam beberapa hal tidak setuju.
11. Oil is worthless in a society without consumption.
Kenyataan berbicara. Demand dan supply.
12. We now know How animals feel in the zoo.
Sangat benar sekali. Mungkin bahkan belum merasakan yang benar-benar mereka rasakan, karena mereka tidak bermain sosial media.
13. The planet regenerates quickly without humans at play.
The new normal yang akan sangat kelihatan setelah pandemik ini adalah penggunaan moda transportasi. Tetapi itu transportasi tubuh, bagaimana dengan transportasi data, informasi, dan komunikasi? Hal itu akan mendorong permintaan infrastruktur IT dan energi meningkat di beberapa sektor. Mungkin konteks pertanyataan ini adalah tentang kapitalisme?
14. Majority of people can work from home.
Benar sekali. Pandemik ini memaksa orang-orang untuk memaksimalkan tools yang tersedia untuk produktif dan berkomunikasi.
15. We and the kids can survive without junk food.
Seratus persen setuju. Kehadiran junk food berbanding lurus dengan kecepatan bergeraknya orang-orang yang tak sempat menyiapkan makanan di rumah atau kantor. Tapi jika eksploitasi jam kerja atau manajemen waktu yang buruk tetap berlanjut ketika WFH, permintaan junk food bakal tetap tersedia.
16. Prisoners in jail for petty crimes can be released.
Inilah alasannya saya setuju dengan Yasonna, ketika ia mengambilkan keputusan melepaskan beberapa narapidana dengan kasus tidak terlalu berat di Indonesia. Tetapi tidak dengan kelas berat. Selain belum tentu mereka mendapatkan pembelajaran dan perenungan hidup yang memadai di penjara, tetapi posisinya justru dipisah dan berjauhan dengan narapidana yang lain.
17. Living a hygienic life is not difficult.
Jika maksud pernyataan ini kepada setiap orang untuk bertanggung jawab kepada diri sendiri saja, tentu benar. Tapi dalam kehidupan yang sangat terkoneksi, layaknya daerah urban, kompleksitas ketidakhiginisnya beberapa tempat bisa melebar ke daerah lain. Adalah suatu alasan kenapa begitu sulit mencari tempat pengumpulan dan pengolahan sampah, di manapun belahan bumi.
18. Not only women should know how to cook.
Memang di zaman berburu pembagian tugas perempuan dan laki-laki adalah memisahkan siapa yang masak dan siapa yang mencari bahan makanan. Tetapi zaman sudah berubah, dan begitu juga tanggung jawab untuk memasak.
19. There are a lot of good people in the World.
Tentu saja. Mereka begitu terlihat terang disaat yang bermuka dua terlihat aslinya.
20. If you build more schools and make them free, you will have to construct less hospitals and probably prisons.
Saya tidak terlalu mengerti. Mungkinkah maksudnya, jika semua orang sadar dengan tanggung jawabnya karena belajar, maka dorongan untuk membangun rumah sakit dan penjara makin berkurang, benarkah? Kalau iya, saya setuju untuk bagian penjara, tetapi tidak dengan rumah sakit. Kebutuhannya mungkin tidak naik drastis untuk rumah sakit, tetapi secara konstan bakal selalu ada.
21.Media is just manipulative and opportunistic.
Dan tetapi juga, dari media lah kita mengumpulkan informasi yang kita butuhkan. Paradoks yang begitu kuat di dalam media.
22. Fame, wealth and position are vanity. So are jewelries & all that branded stuff we buy. Which of us has worn any of it since lockdown?
Tetapi beberapa minggu lalu, ada make-up challenge di Instagram. Jadi?
23. Health is indeed wealth.
Ucapan yang biasanya diucapkan oleh orang yang sudah bertambah umur dan pengalaman, tetapi kesadaran tersebut memang menguat selama pandemik.
24. Unity made us frail, apart made us strong.
Sangat setuju, sangat benar.
25. We can't do without smart phone, smart TV, internet and all that gadget.
Dalam konteks peradaban sekarang yang sangat berat melepaskan bentuk normal yang lama, hal ini sangat benar. Tapi bayangkan jika setiap orang hidup di dekat sumber pangan, dengan menjaga dan memproduksinya sendiri, minum dari sumbernya yang masih jernih, dan papan yang tersedia dari pepohonan sekitar. Mereka hidup.
Komentar
Posting Komentar