Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Menemukan Tuhan

by Kahlil Gibran Dua orang pria sedang berjalan, dan salah seorang menunjukkan jarinya ke sisi gunung, sembari berkata, "Lihatlah puncak gunung itu! Di sana tinggal seorang pria yang mengasingkan diri dari dunia. Ia sedang mencari Tuhan. Ia tidak tertarik pada apapun di dunia ini." Pria satunya berkata , "Ia tidak akan menemukan Tuhan sampai ia meninggalkan gunung dan pertapaan sunyinya, dan kembali ke dunia kita untuk saling berbagi kegembiraan dan kesedihan, untuk menari bersama kita di pesta dansa, untuk menangis bersama mereka yang menangis mengelilingi peti mati kita." Pria yang satunya bisa memahami pendapat kawannya walau mereka berbeda pendirian. "Aku setuju dengan apa yang kaukatakan, dan aku percaya bahwa pertapa itu orang baik. Tapi apakah orang yang berjiwa mulia, walau tidak menampakkan diri, tidak lebih baik daripada orang lain yang mengaku-aku dirinya mulia?"

Cara Belajar

Gambar
Ketika tulisan ini dituliskan, tanggal menunjukkan pada 16 Juni 2014. Sesuai jadwal FIFA, tanggal ini adalah kisaran tanggal dimana merebaknya virus World Cup. Dan gw gak mau ketinggalan untuk gak ikutan demam. haha. Tapi tulisan ini bukan bercerita tentang World Cup, tapi mau cerita sedikit dengan cara belajar gw selama ini. Tentang World Cup maah, Italia maah bakal juara itu ntar. Asek Kalau dipikir2, proses belajar gw banyak dimulai karna memahami seluk beluk sepakbola. Sepakbola bukan sesimpel 22 orang ngerebutin 1 bola, kemudian masukin ke gawang, dan "gol". Untuk mencapai tahap yang disebut dengan "gol", butuh proses yang harus dilalui. Ya terserah pelatih dan playmakernya mau proses seperti apa. Dan jangan lupakan, ada orang-orang yang tidak kelihatan di TV, tapi mungkin orang2 tersebut yang paling berpengaruh untuk mencapai kondisi "gol". dan belum lagi dengan fungsi suporter. Cerita paling seru dari sepakbola mungkin dari sejarah rivalitas Barc...

Pidato Jokowi di Rakernas Nasional Demokrat

Gambar
Setelah sekian lama, diupdate juga lah ini blog *fiuh-fiuh*. Saat ini Indonesia sedang dalam suasana menuju Pemilihan Presiden RI 2014-2019. Karena merasa kegelitik, saya ingin sedikit komentar dengan salah satu bagian proses menuju pesta demokrasi negeri ini. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sebelum menceritakan isi postingan ini, saya ingin menegaskan saya bukanlah pendukung Jokowi (lebih tepatnya belum menentukan keputusan mau milih yang mana, ilmu dan pengalaman pribadi masih dangkal), dan juga bukan orang yang suka mengangkat isu SARA. Saya memakai judul dengan kata-kata "Pidato Jokowi" hanya untuk memancing orang-orang untuk membaca. Mengenai unsur SARA sendiri, saya terkadang memakai isu SARA hanya untuk orang-orang yang udah lumayan kenal dengan saya sebagai bahan candaan (jujur lho hahaha). Tapi benar-benar hanya sebatas itu. Tapi info tentang Jokowi yang me...