Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Berpadu Damai dalam Hagia Sophia

Gambar
                Saya baru saja menyelesaikan salah satu novel Dan Brown, Inferno . Walaupun novel ini fiksi, tapi bagi penggemar buku-buku dari Dan Brown tentu sangat tahu, bahwa ia sering menggunakan settingan tempat, waktu, dan terutama beberapa bagian cerita yang sebenarnya cukup nyata. Contohnya adalah karya-karya seni dan sejarah yang dijadikan latar cerita yang sering dianalisis oleh Robert Langdon (tokoh utama), yang merupakan profesor seni di Universitas Harvard.                 Biasanya, karya-karya seni dan sejarah yang dibahas sering yang berhubungan dengan perkembangan negara-negara dunia ke 1, bahkan jauh sebelum negara – negara tersebut maju secara ekonomi seperti saat ini. Tapi kali ini ketika membaca Inferno , bagian yang cukup menarik bagi saya adalah ketika Dan Brown membahas karya-karya seni di Istanbul. Istanbul, ya...

"Gak Ada Laba-Labanya tuh Ma" Bocah Bandel

                Ini kejadian kira-kira 3 bulan yang lalu, tapi masih kepikiran oleh saya. Ceritanya waktu suatu malam, saya naik angkot Caheum-Ciroyom di Bandung dan ketika itu di dalamnya kondisi penumpang hampir penuh. Dan di antara penumpang itu, ada satu anak yang cukup buat saya kagum. ------                 Jadi, di sebelah saya, di bagian pojok kiri kanan angkot ada satu rombongan keluarga. Saya kira-kirain ini keluarga baru sekitar 4-6 tahun lah. Soalnya terdiri dari bapak, ibu, dan dua anak yang masih paling maksimal kira-kira berumur 2.5 tahun. Karena anak-anak mereka masih terlalu muda, jadi si bapak dan si ibu memangku anak dalam angkot. Si abang dipangku oleh si bapak, si adek yang kira-kira baru beberapa bulan dipangku si ibu. Jadi dengan melihat gambaran seperti itu, biasanya ibu atau bapak masih bersifat overprotekti...