Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Commuter Line Jabodatabek dan Bekasi

Gambar
Sebagai orang yang mempunyai kampung di Padang, Saya kira-kira sudah cukup lama hidup di Pulau Jawa. Kalau dihitung-hitung, hampir total 13 tahun, 5 tahun pertama di Depok sejak lahir dan selama 8 tahun hingga sekarang di Bandung. Tapi, bagi saya pribadi, lelucon tentang Bekasi adalah sesuatu yang tidak terlalu bisa dipahami oleh saya. Minimal di timeline sosial media saya, lelucon tentang Bekasi adalah bahan yang bertahan untuk waktu yang lama. Sampai saya mengalaminya langsung hari minggu kemarin. Pada hari itu saya sedang bermaksud menghadiri pernikahan dua teman saya yang berada di Bekasi. Dalam hitung-hitungan pengalaman saya menaiki commuter line  Jabodetabek selama ini, rasanya waktu itu saya kurang lebih hanya akan menghabis waktu sekitar satu jam dari Depok menuju Bekasi. Apa dikata, perkiraan waktu saya meleset jauh. Saya butuh waktu kira-kira hampir 2 jam mencapai tujuan. Alhasil ketika saya datang, pernikahan telah selesai. ---- Mengenai commuter line , ...

Sebuah Keputusan

Dalam hidup, akan ada banyak hal keputusan yang dilakukan. Dan dalam setiap keputusan tersebut, akan ada banyak efek positif dan negatif yang akan terjadi. Baik efek saat itu, maupun beberapa lama setelahnya. Saya tentunya sudah mengetahui hal tersebut sejak lama. Apalagi sejak akhir SD, saya sudah tergila-gila baca buku sejarah, hingga sekarang. Saya tentunya sudah juga melakukan banyak keputusan. Baik keputusan pribadi, maupun juga untuk orang lain. Keputusan tersebut ada berbagai macam pula bentuknya. Ada yang seperti keputusan yang gampang dipahami, keputusan yang sulit diterima, atau berbagai keputusan yang mengarahkan saya menjadi orang yang sulit dipahami. Baik atau buruknya keputusan-keputusan yang sudah lewat, saya jarang menyesalinya. Saya adalah orang yang sejak dulu terbiasa yakin dengan pandangan sendiri. Entah apa yang mendorong saya bersikap seperti itu sejak dulu, saya sebenarnya juga tidak terlalu paham. Malam ini, di saat kepala sedang linglung karena ketiduran ...

Pernikahan Dini AgnesMo (Clickbait Wannabe)

Beberapa minggu yang lalu,  berita tentang sepasang remaja berusia 14 tahun yang berusaha mendapatkan izin untuk menikah dari pemerintah cukup membuat kehebohan di sosial media. Sebenarnya berita ini masih naik lagi di media, karena kabar terbaru pasangan ini akhirnya menikah. Saya belum melihat sejauh apa jangkauan keributannya dan siapa atau golongan seperti apa yang lebih terlibat. Satu hal yang pasti, keributan ini sudah melebar kemana-mana. Salah satu pihak yang sepertinya sangat  concern  dengan masalah ini berdasarkan dari yang saya perhatikan adalah orang-orang yang sering terlibat di gerakan fenimisme. Singkat cerita, berdasarkan yang dikutip oleh Detik, alasan anak perempuan untuk menikah muda karena takut tidur sendirian, akibat ibu yang bersangkutan sudah meninggal dan ayahnya sering berada di luar kota. Latar belakang ini diungkapkan oleh Humas Kemenag Bantaeng yang mengurus pernikahan mereka. Tidak ada dorongan hamil diluar nikah yang mendorong...

Celebes Dalam Sejarah Singkat

Gambar
Iseng-iseng di hari Minggu malam, sambil menunggu pertandingan bola, saya menonton video update terbaru dari channel youtube  Lazardi Wong Jogja . Bagi yang berniat mencari channel youtube yang cukup berfaedah, yang bisa menambah ilmu pengetahuan, akun ini bisa menjadi rekomendasi. Video-video yang diunggah oleh Muhammad Lazuardi, menawarkan ringkasan singkat sejarah daerah-daerah di Indonesia, sejak zaman dulu kala. Kebanyakan sejak dari zaman sebelum masehi, atau dimana ada dokumentasi atau pertanda kondisi zaman dulu (seperti prasasti, menhir, atau kitab). Kemudian dengan skill video editing , Lazuardi menggambarkan perubahan tiap tahun di suatu daerah/pulau/kerajaan hingga zaman sekarang, dengan melakukan perubahan warna. Saya kira ini metode yang cukup menarik untuk tahap awal memahami sejarah, sebelum mencari tahu lagi lebih dalam. Hari ini saya menonton sejarah singkat pulau Sulawesi. Sejarah Sulawesi/Celebes (40000 SM - 2018) Sesungguhnya setelah ditonton, saya t...

Egaliterisme Luffy itu Absurd, Kapten!

Gambar
Kira - kira sejak awal kuliah, saya sempat mulai mengurangi mengikuti baca-baca manga atau semacamnya. Ada beberapa hal penyebab, seperti belum terbiasa dengan kesibukan kuliah atau organisasi, beberapa anime yang terlalu banyak gampang ditebak alurnya dan kebanyak perang-perang yang sayangnya kurang dalam plot twist nya, atau juga karena mulai lebih sering membaca novel atau buku yang proses penulisannya sangat memikirkan metodologi pengumpulan data, sebelum mengarah ke kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan penulis. Atau juga karena intrik politik dan sejarah yang terkadang lebih menarik untuk diikuti. Intinya,  as a   food for thought , anime atau manga sempat kehilangan pesonanya bagi saya pribadi, meskipun manga yang sudah saya ikuti bertahun-tahun semacam Naruto, Bleach, dan One Piece . Sekitar akhir tingkat 3, saya mulai dikenalkan oleh teman dengan judul-judul manga yang lain. Seperti, Homonculus, yang menceritakan penilitian untuk eksplorasi psikologi manusia...

Pengalaman dalam Merespon Konflik Horizontal

Gambar
Beberapa kejadian terakhir di Indonesia cukup menantang ketenangan masyarakat. Dalam hal ini, tentang krisis konflik horizontal mengenai umat beragama. Dalam proses Indonesia menuju negara demokrasi, ini merupakan sebuah batu ujian yang harus dihadapi. Dan batu ujian ini tak akan bisa dilewati jika pengalaman yang membenturkan pandangan-pandangan yang berbeda ini, tidak dihadapi dengan kepala dingin dan ketenangan dalam memahami pengalaman-pengalaman tersebut. Di Kampung Kombo, 2 tahun lalu .. Sekitar lebih dari dua tahun yang lalu, ketika saya masih jadi bagian dalam suatu proyek NGO di pedalaman Waerebo, Flores, sedang diadakan acara misa kematian. Biasanya dalam adat manggarai, dalam sepengamatan saya, setelah jenazah dimakamkan, rangkaian acara kematian dimulai dengan misa kematian terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama. Pada besok harinya, baru dimulai rangkaian acara yang murni merupakan adat dari suku manggarai, seperti doa untuk jenazah ya...