Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Tangan Tetap Turun Memohon Maaf, Karena Perjalanan Kehidupan Tetap Berjalan

Gambar
Sebenarnya ketika saat menulis blogpost ini sebelumnya, saya sudah merasa suasana lebaran tahun ini benar-benar seperti terasa menumpang lewat begitu saja. Meskipun jika suasana tersebut dibanding ketika saya berada di masa sangat mengabaikan sisi spiritual, atas dasar jiwa eksplorasi yang sedang menguat dan ketidakberterimaan diri untuk serta merta mengikuti status quo tanpa alasan yang saya terima, suasana sekitar akan hari lebaran yang tetap terasa oleh saya. Setidaknya, akan ada tamu yang datang ke rumah. Dan sebagai tuan rumah, sudah sepantasnya untuk melayani tamu semampu yang ia bisa, meskipun adanya perselisihan atau ketidaksamaan pandangan hidup. Ataupun juga jika dibandingkan dengan pengalaman saya yang sedang berlama-lama di Wae Rebo karena urusan proyek community development . Karena statusnya sebagai dewasa wisata yang sedang sangat melonjak jauh karena penghargaan UNESCO kepada rumah adat Niang, produk warisan budaya Manggarai, ada banyak turis yang datang berkunjung. Di...

Flashback Puasa Dahulu dan Sekarang

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Ramadhan di tahun 2020, atau di tahun 1441 di kalender Hijriyah. Takbir sudah berkumandang sejak menjelang azan magrib. Sambil mendengarkan lagu Superman Is Dead (saya sedang sangat impulsif ingin mendengarkan nada yang cukup keras), saya ingin sedikit  flashback  awal-awal saya berpuasa dahulu dan puasa tahun ini. --- Setelah pindah ke Padang dari sebelumnya bertempat tinggal di depok, saya pun dibiasakan dengan kebiasaan atau budaya baru. Sebagai contoh, tidak akan ada lagi berburu mainan terbaru dari McDonald atau bermain di imitasi pesawat terbang atau holikopter di wahana permainan di dalam pusat perbelanjaan seperti mall. Kebiasaan lainnya adalah diperkenalkan dengan ibadah berpuasa. Selain diminta oleh keluarga, ibadah puasa juga diminta oleh sekolah. Tidak seperti waktu sekarang, ketika itu proses pembelajaran di sekolah diliburkan selama bulan Ramadhan. Sebagai gantinya, murid akan diminta melakukan aktivitas di rumah dengan penc...

[Copas Tulisan] Would you rather have a fish or know how to fish?

Imagine the following. You are living a life with enough money and health and time so as to allow an hour or two of careless relaxation, sitting on the sofa at the end of the day in front of a large television, half-heartedly watching a documentary about solar energy with a glass of wine and scrolling through your phone. You happen to hear a fact about climate change, something to do with recent emission figures. Now, on that same night, a friend who is struggling to meet her financial commitments has just arrived at her second job and misses out on the documentary (and the relaxation). Later in the week, when the two of you meet for a drink and your friend is ignorant of recent emission figures, what kind of intellectual or moral superiority is really justified on your part? This example is designed to show that knowledge of the truth might very well have nothing to do with our own efforts or character. Many are born into severe poverty with a slim chance at a good education, and o...

Rehat Sejenak Menulis, Sebelum Terjadi Eksploitasi Menulis

Dan akhirnya sudah 2 bulan secara rutin saya menulis blog. Sudah menjadi kebiasaan yang lumayan kuat, meskipun harus berhadapan dengan problem konstan, hal yang saya sudah tuliskan juga setelah kontemplasi menulis blog selama satu bulan rutin. Dalam menghadapi problem konstan itu, saya menikmati momen-momen tersebut. Terutama ketika memilih menggiring bola basket ke lantai, mendengarkan lagu atau podcast , atau juga sekedar melamun, untuk mencari inspirasi kalimat, kata, ataupun yang ingin dituliskan. Tetapi dalam pertengahan waktu itu, perlu diakui, saya beberapa kali tidak menikmati proses tersebut. Badan saya bergerak, tentu saja, tetapi terkadang hal yang berada di kepala berasa sangat berkurang. Terutama ketika ada perasaan mentok dalam mencari kalimat, kata, atau isi yang ingin dicari. Saya tetap menikmati, tetapi tidak dengan beberapa hal yang sepertinya terabaikan. Mungkin itulah sebabnya beberapa memberikan pernyataan bahwa berpikir pun mempunyai tingkat kesulitan tersendi...

Dua Buah Kiriman Buku

Gambar
Dalam seminggu terakhir kemarin saya mendapat dua buah kiriman buku dari teman. Sebuah kiriman yang cukup menggembirakan, mengingat kondisi pandemik saat ini saya tidak bisa lihat-lihat berkeliling di toko buku atau berseliweran scrolling   online shop . Walaupun saya saat ini sedang berusaha melebihkan fokus pribadi ke IELTS, energi terbarukan, IoT, data science , sistem energi, atau juga spititualitas, dan mereka pun sudah saya informasikan tentang hal ini, tetapi kiriman buku ini tetaplah suatu hal yang harus disyukuri. Setidaknya juga, saya sudah mengatakan kepada mereka buku ini akan lama saya selesaikan, juga mengingat ada buku lain yang sudah dibeli yang sedang antri untuk dibaca (kelakuan memang hahaha). Buku yang pertama adalah autobiografi dari Mahatma Gandhi, yang ditulis oleh Mahadev Desai dan dipublikasikan pada tahun 1927, yang berjudul " Gandhi, An Autobiography : The Story of My Experiment with Truth ". Dipublikasikan pertama kali di Inggris oleh Pe...

Hal Yang Dipelajari Setelah Beberapa Minggu Pandemik

Beberapa minggu lalu, di grup Whatsapp pribadi, saya mendapatkan pesan broadcast , mengenai pelajaran setelah pandemik Corona terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Saya tertarik mengulasnya satu-persatu. 1. United States is no longer the world's leading country. Jika penilaiannya hanya soal kesigapan sistem kesehatan negara dalam menghadapi problem kesehatan, sehingga menjadi contoh bagi negara lain, mungkin benar. Posisi China dan beberapa negara Eropa seperti Jerman memang sedang menguat.Tapi perlu dicatat juga, Bill Gates saat ini menjadi bagian pusaran pembicaraan mengenai usahanya meriset vaksin beserta koneksinya dengan banyak negara. 2. China won the 3rd World War without firing a missile and no one could handle it. Sampai ada riset mengenai sekuensi genom virus dan kemampuan China menghadapi gelombang kedua dan ketiga pandemik, sepertinya ini cocoklogi. 3. Europeans are not as educated as they appear. Tentu benar. 4. We can survive vacations without trips to Eu...

Nasibmu, Liverpool ...

Memasuki musim 2019/20 sebagai juara UEFA Champions League (UCL) pada musim sebelumnya, Liverpool masih terlihat sangat perkasa. Dengan trio serang yang begitu jagoan, Salah-Firmino-Mane, mereka begitu mudah mengobrak abrik pertahanan lawan. Ditopang oleh lini tengah yang sangat disiplin, Henderson-Fabinho-Wijnaldum, mereka siap merebut bola yang datang ke sistem. Sepasang bek sayap yang sangat eksplosif, Robertson-TAA, pun siap menyuplai bola ke trio mereka yang sudah siap di dalam kotak penalti lawan. Itu semua dilindungi oleh sepasang bek kuat dan berkepemimpinan tinggi, Van Dijk, dan bek muda didikan akademi Liverpool yang sedang berkembang pesat, Joe Gomez. Dan terakhir, kiper terbaik dunia saat ini, Allison Becker, berdiri tegak di depan tiang gawang. Semua dijalankan dengan idealisme Jurgen Klopp, yang hadir dengan gegen-pressing.  Ia datang dengan menawarkan hal yang hampir serupa dengan yang sudah dikembangkan selama 7 tahun di Borussia Dortmund. Bedanya, dengan kualita...