Postingan

Bahwa Isi dan Cara Menyampaikan Sesuatu Sama Pentingnya

Gambar
Sore hari di Bandung, 20 November 2017, yang diisi dengan hujan yang begitu dingin, marilah menonton video stand up comedy audisi SUCI 7 Kompas TV berikut ini. Video ini agak mendorong saya untuk menuliskan tentang suatu hal. Singkat cerita, ketika saya sedang mencoba mencari suatu video youtube, di beranda muncul video ini sebagai rekomendasi untuk ditonton. Mungkin karena pikiran saya lagi melantur dan tidak fokus, saya langsung tertarik dengan kata-kata "Si Muka Datar" jadi tagline videonya. Mengingat betapa lucunya Coki yang muka sangat datar, saya mencoba menonton video ini. Dan muka seseorang yang bernama Raka ini memang sangat datar, tapi ada sesuatu yang berbeda dengan Coki. Begini. Dalam penuturannya, dia mengatakan sebagai anak STM Teknik Bangunan. sering mengalami banyak kesulitan. Misalkan ketika harus tawuran dengan anak SMK lainnya, mereka sering tidak terlalu dianggap. Sehingga muncul punchline sebagai berikut. "Dua jam tawuran jadi...

[Resensi Buku] Sekilas tentang Ali Moertopo

Gambar
Ali Moertopo adalah tokoh kontroversial dalam sejarah Indonesia. Posisinya tersebut mendorong Majalah Tempo melakukan riset tentang beliau dalam pergerakannya selama sebagai orang kepercayaan Presiden kedua Indonesia, yang hasilnya dapat dilihat dalam buku saku . Ali Moertopo, yang tidak mengetahui kapan tanggal kelahiran secara pasti, besar di Blora, Jawa Tengah. Pada usia beranjak dewasa, sebelum terlibat di dalam TNI Angkatan Darat, Ali terlebih dahulu memasuki tentara keamanan untuk Belanda, dalam menghadapi gempuran dari Jepang. Kemudian setelah kemerdekaan, Ali sempat bergabung dengan Laskar Hizbullah sebagai komandan peleton. Sebelum menjadi orang kepercayaan Soeharto sebagai presiden kedua, di Angkatan Darat Ali terlibat aktif dalam gerakan pembebasan Papua Barat menjadi negara boneka di Operasi Trikora. Kemudian setelah kekuasaan Soekarno runtuh secara perlahan-lahan sejak G30S tahun 1965, Ali yang sebelumnya asisten Soeharto di Kostrad, mulai bekerja sama lebih intens....

Review Hikayat Tirai Besi : The Bolshevik Myth

Merupakan buku catatan harian klasik, dari seorang anarkis Rusia bernama Alexander Berkman. Dimulai dari perjalanan penulis ketika diasingkan di penjara Amerika, yang disebabkan ketakutan pemerintah pada saat itu pengaruh revolusi Bolshevik di negeri Paman Sam. Kemudian secara berkelompok dengan bekas kapal perang Amerika, orang-orang yang telah diasingkan dikirim ke Uni Sovyet. Berkman sendiri sudah menanti sejak lama untuk segera kembali, terutama mengenai posisi para buruh yang sering ditindas oleh para pemegang kapital. Sayangnya ketika Berkman telah sampai di Uni Sovyet sekitar penghujung tahun 1919, kekuasaan Bolshevik tidak bekerja dengan cara yang diharapkan oleh orang banyak. Dibantu oleh militer Tcheka, Kaum Bolshevik yang berkuasa di Rusia dibawah pemerintahan Lenin dan Trotsky banyak melakukan penindakan yang sewenang-wenang terhadap warga. Dengan alasan pengaturan yang lebih adil terhadap para buruh, tetapi bentuk birokrasi dan serta jumlah pembagian kebutuhan sehari-...

Ikutan Ribut tentang Vonis Ahok

Kemarin hari begitu heboh. Terlalu heboh. Basuki Tjahja Purnama, atau yang biasa disebut Ahok, dimana saat tulisan ini ditulis terhitung masih Gubernur DKI Jakarta, dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Hal ini terkait ucapan beliau mengenai surat Al-Maidah ayat 51 di kepulauan seribu beberapa bulan sebelumnya, dan bagi mayoritas umat muslim beliau harus dikenakan pasal pengnistaan agama. Dan setelah berlarut-larut berkepanjangan, putusan akhirnya dijatuhkan kemarin. ---------------------------------------- Dari mana enaknya memulai? Saya tak tahu kenapa begitu ingin menulis tentang hal ini. Padahal sudah ada banyak draft blog lain yang belum dilanjutkan. Kemudian lagi berusaha tidak banyak mengoceh tentang hasil putusan kemarin di media sosial. Bahkan saya agak mencibir orang-orang yang terlalu impulsif baik dari pihak yang pro maupun kontra. Orang-orangnya yang dicibirkan berada di sekitar saya lagi, dan semuanya dari kedua sisi. Arah tulisan ini saja tidak begitu saya pikirkan. ...

Kemajuan?

Dikutip dari buku Ring of Fire karangan Lawrence Blair, “Suku Bugis, yang dahulu navigator lautan paling akbar, dipandu oleh pola ombak dan petunjuk berupa rumput laut dan kotoran burung, kini telah kehilangan sedemikian banyak kepercayaan terhadap pengetahuan lama mereka sehingga mereka kini hanya berani berlayar dekat-dekat pesisir, dengan pemikiran bahwa seandainya kapal mereka tenggelam, setidaknya mereka bisa sampai ke pantai hidup-hidup. Saya jadi teringat kisah tentang para pelaut Eropa zaman dahulu, ketika kapten mereka melarang awak kapalnya belajar berenang, sehingga mereka lebih mungkin tenggelam bersama kapal daripada meninggalkan pos mereka dan berjuang mencapai pantai. (Kapal)  Sinar Surya  hanya membawa sebuah kompas kuno yang minyaknya sedemikian keruh saking tuanya sehingga kami nyaris tak bisa membaca penunjuk arah angin. Saya ragu kompas itu pernah menunjukkan arah dengan benar, dan bahkan kompas tangan kecil kami masih lebih akurat. Satu-satunya p...

Positive Thinking, Is It a Must?

Gambar
Akhir-akhir ini saya sering mencoba berpikir kritis tentang anggapan bahwa pemikiran harus selalu positif, jangan mengeluh.  Pada satu kondisi saya mungkin saya sepakat. Karena pemikiran positif menjaga seseorang untuk tetap bergerak. Walau ada hambatan, pemikiran ini bisa sangat membantu. Tetapi sayangnya pada situasi kondisi lainnya, disini kita harus bertanya, pemikiran positif yang seperti apa? Kalau hanya berpikiran positif menurut pemahaman kaum orang banyak, apakah kalau berbeda pola pikir serta merta-merta akan disebut berpikir negatif? Mari beranalogi tentang orang gila, atau mungkin disebut kelainan mental. Karena mempunyai pola pikir yang berbeda, orang gila sering terlihat terpinggirkan dalam hirarki sosial masyarakat. Karena mempunyai mentalitas yang berbeda, mereka menjalani kehidupan dengan cara yang berbeda pula. Contoh, cari makan. Karena terpinggirkan dan sulit produktif menurut cara masyarakat umum, sudah biasa kita lihat mereka mencari makan di tempat ...

Mempelajari Ilmu Mencuri

Sadar bahwa ayahnya semakin tua, anak seorang pencuri  berkata, "Ayah, ajarkanlah kepadaku kepandaianmu, sehingga kalau ayah berhenti bekerja saya dapat meneruskan tradisi keluarga." Ayah itu tidak menjadwa, tetapi malam itu ia membawa anaknya ikut membobol  rumah, Sesudah berada di dalam, ia membuka kamar mandi dan minta  kepada anaknya untuk melihat apa yang ada di didalamnya. Segera sesudah anak itu masuk, ayah itu membanting dan mengunci pintu kamar mandi itu dengan suara keras sehingga seluruh rumah dibangunkan. Lalu ia sendiri menyelinap pergi dengan tenang. Anak itu ketakutan di kamar mandi, marah dan bingung mencari cara untuk melarikan diri. Lalu ia mendapat akal. Ia memulai membuat suara seperti kucing. Karena itu seorang pelayan menyalakan lilin dan membuka pintu untuk mengeluarkan kucing itu. Segera sesudah pintu kamar mandi terbuka, anak itu meloncat keluar. Semua orang mengejarnya. Ketika ia melihat ada sumur di pinggir jalan, ia melemparkan batu be...