Bapak Tua
*I wrote this poetry during my activity within the literature's community, Jazz Poet Society. They asked me to write related to a certain issue that had happened at that time.
---
Hai bapak tua
Mau kemana lagi kaki melangkah?
Ketika dunia sudah berubah
Ketika dunia teknologi bergerak kencang layaknya kecepatan cahaya
Suara berbising dimana-mana
Tetapi kau ikut-ikutan berada disana
Apa yang kau pikirkan?
Hai bapak tua
Ketika penguasa dan teman-temannya sudah berubah
Ketika pemilik senjata laras panjang mulai semakin seperti orang linglung
Tetapi kau merasa ikut-ikutan harus mengatur kemana mereka melangkah
Apa yang kau pikirkan?
Hai bapak tua
Ketika rambut semakin memutih
Ketika suara semakin serak
Nafas semakin memburu dengan mudahnya
Tetapi kau masih memaksakan semuanya
Apa yang kau pikirkan?
Peradaban sedang berubah kencang bapak tua
Apa lagi yang kau pikirkan?
Komentar
Posting Komentar